Dalam kesunyian yang membentang tanpa batas, tersimpan untaian kata yang tak terucap, merajut rindu yang tersembunyi di setiap hembusan napas. Nama sang terkasih terus disebut, menjelajahi jejak rasa di relung hati yang terdalam.
Ketika kabut menyelimuti cahaya bintang di langit yang temaram, sebuah senyuman hadir bagai oase, menyejukkan jiwa yang dilanda dahaga. Desiran angin malam membawa bisikan makna kerinduan, mengantarkan rasa dari kedalaman jiwa, dalam setiap gemerisiknya tersembunyi lirik rindu yang tersirat dalam syair puisi.
Detik demi detik merayap dalam keheningan abadi, dibalut rasa rindu di tengah kesepian. Nama sang terkasih pun terukir dengan tinta hitam di atas kanvas aksara.
Dalam bait-bait rindu yang terjalin, terlukis wajahnya dalam samar ingatan. Sebuah harapan digantungkan pada mahligai cinta, agar kelak dapat dipetik bersama saat senja membalut bumi dengan keemasan warnanya, yang kini terasa hampa tanpa cinta.


