SMAN 5 Kupang kembali membuktikan diri sebagai salah satu sekolah favorit di kalangan pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA. Animo pendaftar yang tinggi menjadi bukti popularitas sekolah ini.
Tahun ajaran 2024 ini, SMAN 5 Kupang membuka pintu bagi 432 siswa baru. Mereka akan dibagi ke dalam 12 rombongan belajar (rombel), di mana setiap rombel akan diisi oleh 36 siswa-siswi yang telah dinyatakan lolos verifikasi dan menyelesaikan proses pendaftaran ulang.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah SMAN 5 Kupang, Veronika Wawo, S.Pd., M.Pd., pada Senin, 24 Juni 2024, di Aula SMAN 5 Kupang. Beliau mengungkapkan bahwa antusiasme calon siswa baru tahun ini sangat tinggi, bahkan proses pendaftaran berlangsung dalam waktu yang relatif singkat.
“Tahun ini pendaftaran waktunya, sangat singkat. Dengan durasi waktu pendadaran di bukan 5 menit untuk pendaftaran secara online,” ujar Veronika.
Ia menambahkan bahwa sistem pendaftaran online langsung terkunci begitu kuota yang dibutuhkan pada tahun 2024 telah terpenuhi. Tingginya animo ini juga membuat banyak calon siswa yang datanya ditolak.
Beberapa alasan penolakan data diri peserta didik meliputi ketidaksesuaian dokumen, seperti kartu keluarga yang bermasalah, kartu PKH yang tidak mencantumkan nama orang tua, hingga calon siswa yang baru tinggal di wilayah zonasi 1 belum mencapai enam bulan.
“Masalah-masalah tersebut yang membuat data diri peserta didik ditolak saat mendaftar,” jelas Veronika.
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 5 Kupang menerapkan sistem zonasi. Untuk Zona 1, wilayah yang diliputi meliputi Kelurahan Fatululi, TDM, Oebufu, Naikoten I, dan Naikoten II.
Kelima kelurahan ini menjadi penyumbang lulusan terbanyak ke SMAN 5 Kupang pada tahun ini, menegaskan pentingnya sistem zonasi dalam proses penerimaan siswa.


