Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 di SMA Negeri 1 Kupang mengalami penyesuaian signifikan terkait kuota jalur zonasi. Kebijakan ini bertujuan untuk mengakomodasi siswa yang tinggal di sekitar sekolah dan meminimalisir potensi masalah yang kerap muncul pada tahun-tahun sebelumnya.
Salah satu perubahan utama adalah peningkatan kuota jalur zonasi menjadi 70 persen, naik dari 50 persen pada PPDB 2023. Penyesuaian ini disambut baik karena semakin membuka peluang bagi calon siswa yang berdomisili dekat dengan sekolah untuk mendapatkan fasilitas pendidikan.
Prioritas Zonasi untuk Warga Oetete
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan perhatian khusus bagi warga Kelurahan Oetete. Mereka mendapatkan prioritas pendaftaran pada hari pertama pelaksanaan PPDB. Langkah ini diambil sebagai antisipasi masalah yang sempat terjadi di tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, menjelaskan tujuan pemberian bonus zonasi ini. Ia menekankan bahwa prioritas ini dikhususkan untuk warga Oetete dan SMA Negeri 1 Kupang, dengan fokus pada hari pertama pendaftaran.
“Mereka kita berikan hari pertama pada tanggal 19 Juni untuk menghindari potensi masalah seperti tahun 2023 lalu,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ambrosius Kodo mengonfirmasi koordinasi yang telah dilakukan dengan penyedia layanan, Telkom. Hal ini untuk memastikan bahwa pada hari pertama pendaftaran, hanya warga Oetete yang dapat mengakses sistem.
“Kami sudah koordinasikan dengan telkom sebagai penyedia layanan untuk hari pertama yang bisa masuk hanya warga Oetete,” pungkasnya.
Peningkatan Kuota Jalur Zonasi
Peningkatan kuota jalur zonasi di SMA Negeri 1 Kupang menjadi 70 persen merupakan respons terhadap masukan berbagai pihak. Kepala SMA Negeri 1 Kupang, Marselina Tua, membenarkan adanya perubahan kebijakan ini oleh pemerintah daerah.
“Setelah mendengar masukan berbagai pihak, akhirnya di jalur zonasi ada perubahan menjadi 70 persen oleh pemerintah daerah,” kata Kepala SMA Negeri 1 Kupang, Marselina Tua, terpisah.
Dengan kuota baru ini, SMA Negeri 1 Kupang akan menyediakan 292 kursi untuk jalur zonasi dari total 417 kuota keseluruhan. Penambahan ini tentu berimbas pada kuota jalur lainnya.
Pergeseran Kuota Jalur Prestasi
Peningkatan kuota jalur zonasi sebesar 20 persen berdampak pada pengurangan kuota jalur prestasi. Jika sebelumnya kuota jalur prestasi mencapai 30 persen, kini menjadi 10 persen.
Sementara itu, kuota untuk jalur afirmasi tetap dipertahankan sebesar 10 persen. Jalur perpindahan orang tua juga mendapatkan alokasi 10 persen dari total kuota.
Jadwal dan Persiapan PPDB 2024
PPDB 2024 SMA Negeri 1 Kupang akan dilaksanakan secara daring mulai tanggal 19 hingga 21 Juni 2024. Calon peserta didik diimbau untuk mempersiapkan dokumen pendaftaran secara lengkap.
Marselina Tua memberikan saran penting terkait proses unggah dokumen. Ia menekankan ukuran dokumen yang harus kecil agar tidak menghambat proses pendaftaran.
“Dokumen itu ukurannya harus kecil supaya saat diupload ke sistem tidak terhambat. Ini harus cepat-cepatan saat mendaftar,” jelasnya.
Proses PPDB 2024 ini akan diawasi oleh lembaga penegak hukum dan pengawas layanan publik. Kejaksaan, kepolisian, dan Ombudsman turut serta dalam pengawasan untuk memastikan kelancaran dan transparansi.
“Kami juga sudah adakan pertemuan dengan mereka juga bersama pihak Kelurahan Oetete agar PPDB berjalan lancar tanpa ada kegaduhan seperti tahun lalu,” pungkasnya.


